Memilih pakan yang tepat merupakan kunci kesuksesan dalam beternak kambing. Oleh karena itu, salah satu jenis hijauan yang semakin populer di kalangan peternak adalah pakan kambing rumput odot. Selain itu, rumput ini menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan jenis rumput lainnya, baik dari segi nutrisi maupun kemudahan budidaya.
Mengenal Rumput Odot sebagai Pakan Kambing Berkualitas
Rumput odot atau Pennisetum purpureum cv. Mott adalah varian dari rumput gajah yang memiliki karakteristik unik. Berbeda dengan rumput gajah biasa yang tumbuh hingga 4 meter, pakan kambing rumput odot hanya mencapai ketinggian sekitar 1 meter dengan batang yang lunak dan tidak berbulu. Akibatnya, tekstur lembut ini membuat kambing sangat menyukai rumput odot dibandingkan rumput gajah konvensional. Teksturnya yang lembut juga membuatnya sering disamakan dengan rumput yang bagus untuk pakan ayam, karena tingkat palatabilitasnya tinggi.
Keunggulan Nutrisi Rumput Odot
Pakan kambing rumput odot memiliki keunggulan utama yang terletak pada kandungan nutrisinya yang tinggi:
- Protein kasar mencapai 12-14% (lebih tinggi dari rumput gajah biasa yang hanya 10%)
- Serat kasar berkualitas untuk pencernaan
- Lemak kasar yang cukup untuk energi
- Tingkat kecernaan hingga 72,68% pada bagian daun
- Tekstur lunak dan tidak berbulu, disukai kambing
Cara Budidaya Pakan Kambing Rumput Odot
Metode yang paling umum untuk budidaya adalah penanaman secara monokultur atau sebagai tanaman sela di antara tanaman perkebunan lainnya.
1. Persiapan Lahan dan Penanaman
Perlu mengikuti langkah-langkah menanam rumput odot yang benar:
- Pertama, bersihkan lahan dari gulma dan tanaman pengganggu
- Kemudian, buat bedengan dengan lebar 60-80 cm dan tinggi sekitar 20 cm
- Setelah itu, berikan pupuk kandang 3 ton per hektare sebagai pupuk dasar (7 hari sebelum tanam)
- Selanjutnya, siapkan bibit dari stek batang sepanjang 15-25 cm yang memiliki 3 ruas
- Lalu, tanam bibit dengan membenamkan 2 ruas ke dalam tanah, sisakan 1 ruas di luar
- Gunakan jarak tanam 50-75 cm dalam barisan dan 75-150 cm antar barisan
- Terakhir, pastikan lokasi mendapat sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan optimal
2. Perawatan dan Pemupukan Pakan Kambing Rumput Odot
Untuk mempercepat pertumbuhan rumput odot, perlu melakukan pemupukan susulan pada hari ke-15 setelah tanam menggunakan pupuk NPK dengan dosis 60 kg per hektare. Selain itu, pupuk cair dari urine kambing fermentasi juga sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas. Aplikasikan dengan cara menyemprotkan pada tanaman dan tanah di sekitarnya secara merata.
3. Waktu Panen Rumput Odot
- Panen pertama: 60-80 hari setelah tanam
- Panen musim hujan: setiap 35-45 hari
- Panen musim kemarau: setiap 40-50 hari
- Ciri siap panen: munculnya ruas batang minimal 15 cm
Teknik pemanenan yang benar sangat penting untuk menjaga produktivitas jangka panjang. Oleh karena itu, gunakan sabit tajam dan potong rumput sejajar dengan permukaan tanah. Namun, pemotongan yang terlalu tinggi akan membuat batang baru tumbuh lebih kecil dan rentan busuk saat musim hujan. Setelah panen, rumput dapat langsung di berikan kepada kambing dalam kondisi segar atau olah menjadi silase untuk cadangan pakan.
Manfaat Rumput Odot untuk Produktivitas Ternak
Dapatkan berbagai manfaat dari pemberian rumput odot secara rutin:
- Pencernaan lebih sehat karena kandungan serat tinggi
- Mudah dicerna sehingga meningkatkan efisiensi pakan
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu pada kambing perah
- Mempercepat pertumbuhan dan bobot badan kambing pedaging
- Anda dapat menyimpannya hingga 3 hari tanpa perlakuan khusus
- Kambing tetap menyukainya meski disimpan beberapa hari
Kesimpulan
Pakan kambing rumput odot merupakan solusi hijauan berkualitas yang efisien dan ekonomis untuk peternakan. Dengan kandungan nutrisi tinggi, kemudahan budidaya, dan produktivitas yang dapat panen berulang kali, rumput odot menjadi pilihan tepat bagi peternak yang ingin meningkatkan performa ternak.
Menjalankan budidaya yang tepat mulai dari persiapan lahan, penanaman dengan jarak yang sesuai, pemupukan teratur, hingga pemanenan pada waktu yang optimal untuk menghasilkan pakan berkualitas. Sebagai hasilnya, investasi pada penanaman rumput odot tidak hanya mengurangi biaya operasional pembelian pakan tambahan, tetapi juga mendukung kesehatan dan produktivitas secara maksimal.